Welcome to my blog, enjoy reading.

Sabtu, 21 November 2009

2.PERANGKAT INSTALASI JARINGAN KOMPUTER







Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.

Tujuan dari jaringan komputer adalah untuk menghubungkan jaringan-jaringan yang ada dalam jaringan tersebut sehingga informasi dapat ditransfer dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Karena suatu perusahaan memiliki keinginan/kebutuhan yang berbeda-beda maka terdapat berbagai cara jaringan terminal-terminal dapat dihubungkan. Struktur Geometric ini disebut dengan LAN Topologies.

Terdapat enam Network Topologi yaitu :

- Star

- Mesh

- Ring

- Bustree

- Hybrid

Setiap topologi memiliki karakteristik yang berdeda-beda dan masing-masing juga memiliki keuntungan dan kerugian. Topologi tidak tergantung kepada medianya dan setiap topologi biasanya menggunakan media sbb :

- Twisted pair

- Coaxial cable

- Optical cable, atau

- Wireless.

I. Jenis-Jenis Jaringan Komputer

Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu:
1. Local Area Network (LAN)

Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.

2. Metropolitan Area Network (MAN)

Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

3. Wide Area Network (WAN)

Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin- mesin yang bertujuan untuk menjalankan program- program (aplikasi) pemakai.


4. Internet

Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.

5. Jaringan Tanpa Kabel

Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komukasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat

terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.

II. Topologi Jaringan Komputer

Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.

1. Topologi BUS

Microsoft Word - Jaringan LAN.doc

Keuntungan

- Hemat kabel

- Layout kabel sederhana

- Mudah dikembangkan

Kerugian

- Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil

- Kepadatan lalu lintas

- Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
- Diperlukan repeater untuk jarak jauh

2. Topologi TokenRING

Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.

Microsoft Word - Jaringan LAN.doc

Keuntungan

- Hemat Kabel

Kerugian

- Peka kesalahan

- Pengembangan jaringan lebih kaku

3. Topologi STAR

Kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasium primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.

Microsoft Word - Jaringan LAN.doc

Keuntungan

- Paling fleksibel

- Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
- Kontrol terpusat

- Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan

- Kemudahaan pengelolaan jaringan

Kerugian

- Boros kabel

- Perlu penanganan khusus

- Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

4. Topologi Peer-to-peer Network

Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan
1-2 printer). Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama. Pemakai komputer bernama Dona dapat memakai program yang dipasang di komputer Dino, dan mereka berdua dapat mencetak ke printer yang sama pada saat yang bersamaan. Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki komputer ‘kuno’, misalnya AT, dan ingin memberli komputer baru, katakanlah Pentium II, tidak perlu membuang komputer lamanya. Ia cukup memasang network card di kedua komputernya kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan. Dibandingkan dengan ketiga cara diatas, sistem jaringan ini lebih sederhana sehingga lebih mudah dipelajari dan dipakai.

III. Manfaat Jaringan Komputer

Resource Sharing, dapat menggunakan sumberdaya yang ada secara bersamasama.
Misal seorang pengguna yang berada 100 km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut, seolah-olah data tersebut

berada didekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer mangatasi masalah jarak.

Reliabilitas tinggi, dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan. Misalnya, semua file dapat disimpan atau dicopy ke dua, tiga atu lebih komputer yang terkoneksi kejaringan. Sehingga bila salah satu mesin rusak, maka salinan di mesin yang lain bisa digunakan.

Menghemat uang. Komputer berukutan kecil mempunyai rasio harga/kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer yang besar. Komputer besar seperti mainframe memiliki kecapatan kira-kira sepuluh kali lipat kecepatan komputer kecil/pribadi. Akan tetap, harga mainframe seribu kali lebih mahal dari komputer pribadi. Ketidakseimbangan rasio harga/kinerja dan kecepatan inilah membuat para perancang sistem untuk membangun sistem yang terdiri dari komputer-komputer pribadi.

Komponen Jaringan
1. Media Transmisi Data

A. Kabel UTP

Jaringan komputer sekarang menggunakan kabel

UTP (Unshielded Twisted Pair) dengan standar 100 base

- TX Fast Ethernet. Kabel UTP terdiri dari 4 pasang kawat berulir (twistwed Pair Wire) sehingga pada kabel itu semuanya terdapat 8 kawat. Setiap pasang akawat ini di beri kode warna, yang pertama warna penuh (Biru, Jingga, Hijau atau cokelat) dan pasangannya yang berulir seputar yang utama tadi dengan warna putih dan strip warna yang sesuai dengan pasangannya.
Microsoft Word - Jaringan LAN.doc
B. Kabel Koaksial

Kabel ini mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:

- Paling populer digunakan pada Local Area Network (LAN)

- Memiliki bandwidth yang lebar, sehingga bisa digunakan untuk komunikasi broadband (multiple channel)

- ada bermacam-macam jenis kabel coax seperti kabel TV, thick, ARCnet, dan thin coax.

- Thick coaxial dikenal dengan nama 10Base5, biasanya digunakan untuk kabel backbone pada instalasi jaringan ethernet antar gedung. Kabel ini sulit ditangani secera fisik karena tidak flexibel dan berat, namun dapat menjangkau jarak 500 m bahkan 2500 m dengan repeater.

- Thin coaxial lebih dikenal dengan nama RG-58, cheapernet, 10Base2, dan thinnet, biasanya digunakan untuk jaringan antar workstation. Dapat digunakan untuk implementasi topologi bus dan ring
karena mudah ditangani secara fisik.
Microsoft Word - Jaringan LAN.doc

C. Fiber Optic

- Mahal

- Bandwidth lebar

- Hampir tidak ada resistansi dan loss

- Tidak bisa di-tap di tengah

- Tidak terganggu oleh cuaca dan panas

- Merupakan salah satu kabel utama di masa depan

Microsoft Word - Jaringan LAN.doc

D. Wireless

- Instalasi mudah dilakukan

- Setiap workstation berhubungan dengan hub atau cosentrator melalui gelombang radio atau infra merah

2. Hardware Jaringan

A. Server

Secara umum server adalah komputer program yang menyediakan service kepada komputer program lain yang sama ataupun berbeda. Dalam model programming client/server, server adalah program yang menunggu
dan memenuhi permintaan dari client program yang sama atau berbeda.

B. Workstation

Merupakan komputer yang menggunakan fasilitas- fasilitas dan aplikasi yang disediakan oleh komputer server

C. NIC (Network Interface Card)

Adalah computer circuit board or card yang dipasang dalam komputer (server maupun workstation) sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam jaringan. Dilihat dari jenis interfacenya umumnya terbagi dua yaitu PCI dan ISA. Terdapat juga beberapa card diperuntukkan khusus untuk laptop atau notebook dengan socket PCMCIA. Sering disebut dengan ethernet card, Network card.

Microsoft Word - Jaringan LAN.doc

D. Hub & Hub Switch

Merupakan konsentrator yang membagi sinyal data bagi network interface card (NIC).
Microsoft Word - Jaringan LAN.doc
E. Router

Merupakan peralatan yang menentukan rute (jalur) yang akan dilewati oleh data dalam jaringan.
Microsoft Word - Jaringan LAN.doc
F. Konektor

Merupakan peralatan yang digunakan untuk menghubungkan suatu media transmisi tertentu dengan network interface card.
a. RJ-45

Pada ujung-ujung kabel CAT 5 ini dipasangkan konektor yang dikenal sebagai konektor RJ-45 (RJ dari kata ‘Registered Jack’). Konektor RJ-45 ini mirip dengan konektor pada kabel telepon (RJ-11). Bila pada kabel telepon menggunakan tiga pasang kawat, maka kabel network ini empat pasang. Untuk memudahkan memilah-milah kabel di masa datang, konektor RJ- 45 dipasangkan pada kabel CAT 5 dengan aturan tersendiri. Untuk melihat urutan kawat-kawat yang dipasang pada konektor RJ-45, anda harus melihatnya dengan memegang ‘klip’ konektor ini di bagian bawah, agar ‘lubang’-nya (tempat memasukkan kabel) menghadap Anda.
Microsoft Word - Jaringan LAN.doc
b. Konektor BNC

Konektor yang digunakan untuk menghubungkan kabel coaxial dengan kartu jaringan. Konektor ini mirip dengan penggunaan pada konektor TV. Konektor BNC ini ada 3 jenis yaitu Jenis Konektor BNC, Jenis Terminatir BNC dan Jenis T BNC.
Microsoft Word - Jaringan LAN.doc

G. Crimp too

Crimp tool / Crimping tool adalah alat untuk memasang kabel UTP ke konektor RJ-45/RJ-11 tergantung kebutuhan. Bentuknya macam-macam ada yang besar dengan fungsi yang banyak, seperti bisa memotong kabel, mengupas dan lain sebagainya. Ada juga yang hanya diperuntukan untuk crimp RJ-45 atau RJ-11 saja.
Microsoft Word - Jaringan LAN.doc

Membangun Jaringan LAN1. Pemasangan Kabel

Dalam penyambungan kabel pada konektor RJ-45 ada dua jenis model. Yang pertama dinamakan dengan jenis sambungan Crossover Cable yang kegunaannya untuk menghubungkan dua computer membentuk LAN tanpa melalui hub. dan untuk menghubungan antara hub ke sebuah
hub lainnya.

Microsoft Word - Jaringan LAN.doc

Yang kedua dinamakan dengan jenis sambungan Straight– Through cable yang dipakai untuk menghubungkan computer kesebuah hub.

Microsoft Word - Jaringan LAN.doc

Urutan penyambungan kabel UTP ke konektor RJ-45 untuk metode straight cable.

Microsoft Word - Jaringan LAN.doc Urutan Straigh dipakai untuk menghubungkan komputer ke switch atau hub.

Microsoft Word - Jaringan LAN.doc

Microsoft Word - Jaringan LAN.doc

Untuk penyambungan kabel UTP ke konektor RJ-45 utuk metode Cross cable, dengan urutan kabelnya:

Microsoft Word - Jaringan LAN.doc

Microsoft Word - Jaringan LAN.doc

Microsoft Word - Jaringan LAN.doc

Cabel Croossed digunakan untuk sambungan PC to PC dan Hub to Hub.

Microsoft Word - Jaringan LAN.doc 2. IP Address

IP address adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.168.0.1.
Microsoft Word - Jaringan LAN.doc
IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan host ID, dimana network ID menentukan alamat jaringan komputer, sedangkan host ID menentukan alamat host (komputer, router, switch). Oleh sebab itu IP address memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan di mana host itu berada.

Kelas-kelas IP Address

Untuk mempermudah pemakaian, bergantung pada kebutuhan pemakai, IP address dibagi dalam tiga kelas seperti diperlihatkan pada tabel 5.
Microsoft Word - Jaringan LAN.doc
IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Range IP 1.xxx.xxx.xxx. –
126.xxx.xxx.xxx, terdapat 16.777.214 (16 juta) IP address pada tiap kelas A. IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Pada IP address kelas A, network ID ialah 8 bit pertama, sedangkan host ID ialah 24 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah: Network ID = 113
Host ID = 46.5.6

Sehingga IP address diatas berarti host nomor 46.5.6 pada network nomor 113.

IP address kelas B biasanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar. Pada IP address kelas B, network ID ialah 16 bit pertama, sedangkan host ID ialah 16 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address kelas B, misalnya 132.92.121.1

Network ID = 132.92

Host ID = 121.1

Sehingga IP address di atas berarti host nomor 121.1 pada network nomor 132.92. dengan panjang host ID 16 bit, network dengan IP address kelas B dapat menampung sekitar 65000 host. Range IP 128.0.xxx.xxx – 191.155.xxx.xxx

IP address kelas C awalnya digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN). Host ID ialah 8 bit terakhir. Dengan konfigurasi ini, bisa dibentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 IP address. Range IP 192.0.0.xxx – 223.255.255.x. Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network Id dan host ID yang tepat untuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefisien mungkin.

Ditulis dalam Jaringan Komputer | Bertanda Jaringan Komputer | No Comments Yet
perangkat jaringan komputer Nov 20, '08 9:34 PM
for everyone



Fungsi dan Proses Kerja Jaringan Komputer



Jaringan computer (network) adalah sebuah kumpulan computer, printer, dan peralatan lainnya yang saling berhubungan.











Jenis – jenis jaringan :



1) Local Area Network (LAN)



Local Area Network (LAN) adalah suatu jaringan yang menghubungkan antara perangkat keras dengan perangkat lunak setiap komputer dengan menggunakan data yang sama dan mempunyai kecepatan transfer data tinggi agar dapat saling berkomunikasi dalam area tertentu.







2) Metropolitan Area Network (MAN)













Metropolitan Area Network (MAN) merupakan system jaringan computer yang mempunyai area kerja antarkota dalam satu provinsi.















3) Wide Area Network (WAN)



Wide Area Network (WAN) adalah jaringan computer yang ruang lingkupnya mencapai antar provinsi bahkan antar Negara.



Komponen Perangkat Keras untuk Pembangunan Jaringan :

1. komputer untuk server
2. komputer untuk workstation (client)
3. LAN card atau NIC
4. Hub





5. kabel UTP
6. Konektor RJ 45







Peralatan lain yang dibutuhkan untuk meningkatkan jaringan adalah sebagai berikut :



1. Switch
2. Repeater
3. Bridge
4. Router
5. Gateway







TOPOLOGI JARINGAN







1. Topologi Bus
2. Topologi Star
3. Topologi Ring





PERALATAN JARINGAN



1. kartu antar muka (Network Interface card)



2. media hubungan jaringan



- Kabel UTP





- Kabel STP









- Kabel koaksial



- Serat Optik





Protokol jaringan :



- protokol komunikasi antarperalatan jaringan

- protokol dari sistem operasi yang digunakan



Cara Kerja Jaringan :



- Jaringan berbasis server

- Jaringan peer to peer



Modem (modulator Demulator)



- modem eksternal

- modem internal



Merek modem yang anda dapat temukan di pasaran antara lain :



1. Robotic
2. Prolink
3. Rockwell
4. TP-link
5. D-link
lasa, 2009 Juli 07
CRIMPING KABLE UTP DENGAN KONEKTOR RJ-45

Alat dan Bahan

1.Kabel UTP secukupnya.


2. Konektor RJ-45


3. Crimp Tool


4.Kabel Tester

DASAR TEORI
Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah
proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard
University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah
ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk
mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses
beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah
komputer dengan dengan kaidah antrian.

Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super
komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. Untuk itu
ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS
(Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer
diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host
komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi
telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.

Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga
perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep
proses distribusi (Distributed Processing),dalam proses ini beberapa host komputer
mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal
yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dalam proses distribusi sudah
mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan
telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer
wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.

Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep
proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai
beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer
to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang
teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika
Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai
berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.

Jaringan komputer adalah sekumpulan perangkat yang dapat digunakan untuk
menyimpan dan manipulasi data elektronis dan pesan-pesan, saling terkait satu dengan
lainnya di mana dengan cara tersebut pengguna dapat menyimpan, menggali dan saling
berbagi-pakai terhadap informasi yang tersedia.

Pada umumnya yang dihubungkan tersebut terdiri dari komputer mikro, terminal,
printer dan media penyimpan data, serta perangkat jaringan lainnya. Dengan memiliki
jaringan komputer memungkinkan Anda untuk menggabungkan berbagai tingkat keahlian
yang terdapat di segenap staf serta berbagai jenis kapasitas peralatan yang ada, tanpa
memperhatikan soal-soal lokasi fisik di antara staf maupun peralatannya. Jaringan
memungkinkan pemanfaatan secara bersama di antara para pengguna jaringan terhadap
file-file data dan aplikasi, saling berkirim pesan, serta memungkinkan diterapkannya
sistem pengaman terhadap instalasi seara keseluruhan.
Komponen dasar jaringan komputer :
1.Komponen Fisik :
* Computer (PC),
Tipe komputer yang digunakan di dalam jaringan akan sangat menentukan unjuk
kerja dari jaringan tersebut. Komputer dengan unjuk kerja tinggi akan mampu mengirim
dan mengakses data dalam jaringan dengan cepat. Di dalam jaringan tipe Client-Server,
komputer yang difungsikan sebagai server mutlak harus memiliki unjuk kerja yang lebih
tinggi dibandingkan komputerkomputer lain sebagai workstation-nya, karena server akan
bertugas menyediakan fasilitas dan mengelola operasional jaringan tersebut.
Network Interface Card (NIC), Berdasarkan tipe bus, ada beberapa tipe network interface
card (nic) atau network card, yaitu ISA dan PCI. Saat ini terdapat jenis network card yang
banyak digunakan, yaitu PCI

* Kabel

Kabel Twisted Pair Kabel ini terbagi dua, yaitu Shielded Twisted Pair dan Unshielded
Twisted Pair(UTP) . Lebih banyak dikenal karena merupakan kabel telpon dan relatif
murah, tetapi kekurangannya hanya dapat dipakai padajarak yang pendek dan mudah
terpengaruh oleh gangguan serta kecepatan data yang dapat didukung terbatas, 10-16
Mbps.

Kabel Coaxial umumnya digunakan pada televisi, keuntunganya antara lain jarak
yang relatif lebih jauh, kecepatan pengiriman data lebih tinggi di banding Twisted Pair,sekitar 30 Mbps , harga yang relatif tidak mahal dan ukurannya lebih besar dari Twisted Pair.
Kabel Fiber Optic mempunyai keuntungan antara lain, dapat digunakan pada jarak
yang jauh dengan kecepatan data yang tinggi sekitar100 Mbps dengan ukuran yang relatif kecil dan sulit dipengaruhi gangguan namun harganya yang relatif masih mahal serta Instalasi yang relatif sulit.

Dari 8 kabel (4 pair) UTP kabel, yang terpakai sebetulnya hanya 4 kabel (dua
pair). dua kabel untuk TX atau transfer data dan dua kabel untuk RX atau menerima data.
Walaupun hanya empat kabel yang terpakai, kita tidak boleh sembarangan mengambil
kabel mana saja yang akan dipakai. Kabel yang dipakai haruslah dua pair atau dua
pasang. Tanda kabel satu pasang adalah kabel tersebut saling melilit dan memiliki warna / stripe yang sama. Menurut standar TIA/EIA-568-B pasangan kabel yang dipakai adalah pasangan orange-orange putih dan hijau-hijau putih. Sementara pin yang dipakai dari delapan pin yang dimiliki RJ-45 yang terpakai adalah Pin nomor 1-2-3-6 sementara nomor 4-5-7-8 tidak terpakai untuk transfer dan receive data.
Berikut ini susunan kabel standar menurut warna pada posisi stright dan pada posisi
cross.



Crossover / cross cable adalah kabel yang secara manual maping signal output
pada satu konektor ke input di konektor yang satu nya lagi atau TX + dari satu konektor di Maping ke RX + di konektor yang lain dan TX - di konektor yang satu ke RX - dikonektor yang lain.
Cross cable biasa dipakai untuk koneksi dari PC to PC / PC to Router, Pokoknya
semua koneksi dari alat yang biasanya koneksi melalui switch atau hub tetapi dipasang
secara langsung. Berikut ini contoh posisi kabel dalam kondisi crossover.
Gambar paling atas adalah posisi warna pada satu sisi dan sisi yang lainnya berdasarkan standar internasional T568A dan T568B. Nomor konektor dihitung dari sebelah kiri dengan kondisi konektor bagian pinnya menghadap kita.
Gambar tengah adalah contoh kabel cross yang sudah jadi dan gambar berikutnya
adalah contoh cross over adapter yaitu alat yang bisa membuat stright cable menjadi
cross apabila anda tidak ingin merubah konektor dengan cara memotong nya.





Sementara untuk stright cable anda tidak perlu repot memikirkan cross over anda cukup
menyamakan posisi kabel di satu sisi dengan sisi lainnya.

LANGAKAH – LANGKAH PEMASANGAN

1. Siapkan semua peralatan terutama kabel, konektor RJ-45 dan Crimping tool.
2. Kupas bagian luar kabel (pembungkus kabel-kabel kecil) kira-kira sepanjang 1 cm
dengan menggunakan pengupas kabel yang biasanya ada pada crimp tool (bagian seperti
dua buah silet saling berhadapan itu untuk mengupas)
3. Susun kabel sesuai dengan keperluan. Untuk konektor pertama selalu susun dengan
susunan standar untuk Stright atau T568A. Apabila anda merasa kurang nyaman dengan
susunan kabel coba tarik sedikit semua kabel yang telah dikupas sementara tangan yang
satu lagi memegang bagian kabel yang tidak terkupas. Kemudian susun kembali dengan
cara memelintir dan membuka lilitan pasangan kabel.
4. Rapihkan susunan kabel dengan cara menekan bagian yang dekat dengan pembungkus
kabel supaya susunan kabel terlihat rata.
5. Potong ujung-ujung kabel yang tidak rata dengan pemotong kabel (bagian yang hanya
memiliki satu buah pisau dan satu bagian lagi datar pada crimp tool adalah pemotong
kabel) sampai rapih. Usahakan jarak antara pembungkus kabel sampai ujung kabel tidak
lebih dari 1cm.
6. Dengan tetap menekan perbatasan antara kabel yang terbungkus dan kabel yang tidak
terbungkus, coba masukan kabel ke konektor RJ-45 sampai ujung-ujung kabel terlihat
dibagian depan konektor RJ-45. Kalau masih belum coba terus ditekan sambil dipastikan
posisi kabel tidak berubah.
7. Setelah anda yakin posisi kabel tidak berubah dan kabel sudah masuk dengan baik ke
konektor RJ-45 selanjutnya masukan konektor RJ-45 tersebut ke crimpt tool untuk di
pres. Ketika konektor dalam kondisi didalam crimp tool anda bisa memastikan kembali
kabel sudah sepenuhnya menyentuh bagian dapet RJ-45 dengan cara mendorong kabel
kedalam RJ-45. Pastikan juga bahwa bagian pembungkus kabel sebagian masuk kedalam
konektor RJ-45.
8. Kemudian anda bisa menekan crimp tool sekuat tenaga supaya semua pin RJ-45 masuk
dan menembus pelindung kabel UTP yang kecil. Apabila anda kurang kuat menekan
kemungkinan kabel UTP tidak tersobek oleh pin RJ-45 sehingga kabel tersebut tidak
konek. Dan apabila pembungkus bagian luar tidak masuk kedalam konektor RJ-45,
apabila kabel tersebut sering digerak-gerakan, kemungkinan besar posisi kabel akan
bergesar dan bahkan copot.
9. Lakukan langkah-langkah diatas untuk ujung kabel yang satu nya lagi.
10. Apabila anda yakin sudah memasang kabel UTP ke RJ-45 dengan kuat selanjutnya
adalah test dengan menggunakan LAN tester apabila ada. Apabila anda tidak memiliki
LAN tester jangan takut anda cukup melihat kembali kabel yang sudah terpasang,
memastikan bahwa anda sudah cukup kuat memasang nya dan semua ujung kabel terlihat
dari bagian depan RJ-45 maka hampir bisa dipastikan pemasangan kabel UTP tersebut
sukses.

Diposkan oleh fakrule bromo di Selasa, Juli 07, 2009
GAMBAR PERANGKAT INSTALASI JARINGAN KOMPUTER
[Photo]
[Photo]
[Photo]

foto-foto Berikut ini juga dapat dihapus dari Blogger. Ini akan menghapusnya dari semua kiriman di mana kiriman tersebut muncul. Periksa yang ingin Anda hapus.
(Penghapusan bisa memakan waktu lebih dari 24 jam).
Foto 1 Hapus Simpan
Media buffer
Lihat
Foto 2 Hapus Simpan
Media buffer
Lihat
Foto 3 Hapus Simpan
Media buffer
Lihat
Foto 4 Hapus Simpan
Media buffer
Lihat
Foto 5 Hapus Simpan
Media buffer
Lihat
Foto 6 Hapus Simpan
Media buffer
Lihat
Foto 7 Hapus Simpan
Media buffer
Kabel UTP

Kabel UTP sebetulnya ada beberapa kategori yaitu dari kategori 1 – 7 yang sering digunakan untuk LAN biasanya kategori 5 atau sering disebut cat-5. Berikut ini kegunaan dari kabel kategori 1 – 7 diambil dari wikipedia.

* cat 1: sebelumnya dipakai untuk POST (Plain Old Telephone Service) telephone dan ISDN.

* cat 2: dipakai untuk token ring network dengan bw 4mbps

* cat 3: dipakai untuk data network dengan frequensi up to 16Mhz dan lebih populer untuk pemakaian 10mbps

* cat 4: Frequensi up to 20Mhz dan sering dipakai untuk 16mbps token ring network.

* cat 5: Frequensi up to 100Mhz dan biasa dipakai untuk network dengan kecepatan 100Mbps tetap kemungkinan tidak cocok untuk gigabyte ethernet network.

* cat 5e: Frequensi dan kecepatan sama dengan cat-5 tetapi lebih support gigabyte ethernet network.

* cat 6: Memiliki kecepatan up to 250Mbps atau lebih dari dua kali cat-5 dan cat-5e

* cat 6a: Kabel masa depan untuk kecepatan up to 10Gbps

* cat 7: di design untuk bekerja pada frequensi up to 600Mhz.

Berikut ini contoh gambar kabel UTP yang sudah dipasang konektor, kabel cat-5e dalam keadaan terkupas dan kabel cat-6.

RJ-45 Connector

Setelah anda tahu jenis-jenis kabel sekarang konektor RJ-45 biar gak pusing ini gambarnya dan perbedaan nya dengan RJ-11 yang juga sering ditemukan dipasaran.

Gambar RJ-45 dengan 8 pin

Gambar RJ-11 dengan hanya memiliki 4 pin.

Crimp Tool

Crimp tool / Crimping tool adalah alat untuk memasang kabel UTP ke konektor RJ-45 / RJ-11 tergantung kebutuhan. Bentuknya macam-macam ada yang besar dengan fungsi yang banyak, seperti bisa memotong kabel, mengupas dan lain sebagainya. Ada juga yang hanya diperuntukan untuk crimp RJ-45 atau RJ-11 saja. Contoh gambarnya seperti ini.

Kabel Tester

Supaya anda yakin bahwa pemasangan kabel ke konektor sudah ok lebih baik kalau anda juga memiliki cable tester seperti berikut ini. Perbedaan diatara dua testerdibawah ini adalah yang satu memakai satu led untuk satu pair sementara yang satu lagi satu led untuk satu kabel. Untuk pemula lebih mudah untuk mempergunakan yang type satu led per kabel karena anda tidak akan dibuat pusing :D . Kemudian tester yang lebih kecil adalah remote cable tester yang dipakai apabila kabel yang di test panjang dan kedua ujung nya tidak berdekatan (misalnya ada diruangan yang berbeda). Cara penggunaannya adalah dengan memasang ujung kabel yang satu ke TX di cable tester yang besar kemudian set auto, kemudian di ujung yang lain kita pasang remote cable tester. Setelah itu anda cukup melihat remote cable tester saja. Apabila menyala berarti kabel terkoneksi dengan baik sementara apabila mati berarti kabel terputus.

Sedikit catatan: hasil test dengan menggunakan kabel tester tidak berarti menunjukan bahwa kabel tersebut bisa berfungsi dengan baik. Jarak maksimum 100meter dari kabel cat-5e kadang apabila di test dengan cable tester akan tetap menghasilkan nilai baik pada jarak lebih dari 100meter sementara ketika dialiri data koneksi terputus karena kabel terlalu panjang.

Tone generator

Alat yang berikutnya adalah tone generator yang mampu melakukan tracing di posisi mana kabel putus. Sangat berguna apabila anda tidak menginginkan untuk mengganti seluruh kabel ketika ada kerusakan.

Susunan kabel standar menurut warna pada posisi stright dan pada posisi cross

Setelah anda tahu alat-alat yang diperlukan untuk pemasangan kabel UTP ke RJ-45 soket, sekarang ada istilah dalam straight dan crossover dalam cabling.
Dari 8 kabel (4 pair) UTP kabel, yang terpakai sebetulnya hanya 4 kabel (dua pair). dua kabel untuk TX atau transfer data dan dua kabel untuk RX atau menerima data. Walaupun hanya empat kabel yang terpakai, kita tidak boleh sembarangan mengambil kabel mana saja yang akan dipakai. Kabel yang dipakai haruslah dua pair atau dua pasang. Tanda kabel satu pasang adalah kabel tersebut saling melilit dan memiliki warna / stripe yang sama. Menurut standar TIA/EIA-568-B pasangan kabel yang dipakai adalah pasangan orange-orange putih dan hijau-hijau putih.
Sementara pin yang dipakai dari delapan pin yang dimiliki RJ-45 yang terpakai adalah Pin nomor 1-2-3-6 sementara nomor 4-5-7-8 tidak terpakai untuk transfer dan receive data Alias nganggur.

Susunan kabel berdasar TX dan RX

Crossover / cross cable adalah kabel yang secara manual maping signal output pada satu konektor ke input di konektor yang satu nya lagi atau TX + dari satu konektor di Maping ke RX + di konektor yang lain dan TX – di konektor yang satu ke RX – di konektor yang lain.

Cross cable biasa dipakai untuk koneksi dari PC to PC / PC to Router, Pokoknya semua koneksi dari alat yang biasanya koneksi melalui switch atau hub tetapi dipasang secara langsung. Berikut ini contoh posisi kabel dalam kondisi crossover.

Gambar paling kiri adalah posisi warna pada satu sisi dan sisi yang lainnya berdasarkan standar internasional T568A dan T568B. Nomor konektor dihitung dari sebelah kiri dengan kondisi konektor bagian pinnya menghadap kita.

Gambar tengah adalah contoh kabel cross yang sudah jadi dan gambar berikutnya adalah contoh cross over adapter yaitu alat yang bisa membuat straight cable menjadi cross apabila anda tidak ingin merubah konektor dengan cara memotong nya.

Sementara untuk straight cable anda tidak perlu repot memikirkan cross over anda cukup menyamakan posisi kabel di satu sisi dengan sisi lainnya.

Tips untuk memasang Kabel ke Konektor

1. Siapkan semua peralatan terutama kabel, konektor RJ-45 dan Crimping tool.

2. Kupas bagian luar kabel (pembungkus kabel-kabel kecil) kira-kira sepanjang 1 cm dengan menggunakan pengupas kabel yang biasanya ada pada crimp tool (bagian seperti dua buah silet saling berhadapan itu untuk mengupas)

3. Susun kabel sesuai dengan keperluan. Untuk konektor pertama selalu susun dengan susunan standar untuk Straight atau T568A. Apabila anda merasa kurang nyaman dengan susunan kabel coba tarik sedikit semua kabel yang telah dikupas sementara tangan yang satu lagi memegang bagian kabel yang tidak terkupas. Kemudian susun kembali dengan cara memelintir dan membuka lilitan pasangan kabel.

4. Rapihkan susunan kabel dengan cara menekan bagian yang dekat dengan pembungkus kabel supaya susunan kabel terlihat rata.

5. Potong ujung-ujung kabel yang tidak rata dengan pemotong kabel (bagian yang hanya memiliki satu buah pisau dan satu bagian lagi datar pada crimp tool adalah pemotong kabel) sampai rapih. Usahakan jarak antara pembungkus kabel sampai ujung kabel tidak lebih dari 1cm.

6. Dengan tetap menekan perbatasan antara kabel yang terbungkus dan kabel yang tidak terbungkus, coba masukan kabel ke konektor RJ-45 sampai ujung-ujung kabel terlihat dibagian depan konektor RJ-45. Kalau masih belum coba terus ditekan sambil dipastikan posisi kabel tidak berubah.

7. Setelah anda yakin posisi kabel tidak berubah dan kabel sudah masuk dengan baik ke konektor RJ-45 selanjutnya masukan konektor RJ-45 tersebut ke crimpt tool untuk di pres. Ketika konektor dalam kondisi didalam crimp tool anda bisa memastikan kembali kabel sudah sepenuhnya menyentuh bagian dapet RJ-45 dengan cara mendorong kabel kedalam RJ-45. Pastikan juga bahwa bagian pembungkus kabel sebagian masuk kedalam konektor RJ-45.

8. Kemudian anda bisa menekan crimp tool sekuat tenaga supaya semua pin RJ-45 masuk dan menembus pelindung kabel UTP yang kecil. Apabila anda kurang kuat menekan kemungkinan kabel UTP tidak tersobek oleh pin RJ-45 sehingga kabel tersebut tidak konek. Dan apabila pembungkus bagian luar tidak masuk kedalam konektor RJ-45, apabila kabel tersebut sering digerak-gerakan, kemungkinan besar posisi kabel akan bergesar dan bahkan copot.

9. Lakukan langkah-langkah diatas untuk ujung kabel yang satu nya lagi.

10. Apabila anda yakin sudah memasang kabel UTP ke RJ-45 dengan kuat selanjutnya adalah test dengan menggunakan LAN tester apabila ada. Apabila anda tidak memiliki LAN tester jangan takut anda cukup melihat kembali kabel yang sudah terpasang, memastikan bahwa anda sudah cukup kuat memasang nya dan semua ujung kabel terlihat dari bagian depan RJ-45 maka hampir bisa dipastikan pemasangan kabel UTP tersebut sukses.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar